PEDICULOSIS CAPITIS DAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SD DI DAERAH PEDESAAN KOTAMADYA BANJARBARU

Rifqoh Mukhtar Mayasin, Wahdah Norsiah

Abstract

Pediculosis capitis or head lice infestation caused by Pediculus humanus var. capitis. Its caused irritation and scalp pruritus. Its occurs most commonly in children becaused they couldn’t keep their personal hygiene independently. Pediculosis capitis caused disconcentrated, lack of sleep, parental anxiety, social embarrassment and isolation. The objective of this study was to determine the correlation between Pediculosis capitis with personal hygiene in rural primary schoolchildren in Cempaka Village, Banjarbaru Municipality. This analytic observational case control study design, at first determined 33 (19,87%) schoolchildren was infested pediculosis capitis from 166 population. Other 33 schoolchildren randomized uninfested pediculosis capitis as the controls group (1:1 to case group). Pediculosis capitis was known by identified head lice, nymph or eggs of Pediculus humanus var. capitis and personal hygiene was measured by questionnaire. Chi Square test result, there was significant moderate positive correlation between pediculosis capitis with personal hygiene (p value <0.001 and r = 0,516). Improved hair hygiene and avoid shared private tool like comb or other hair accesories as strategies for effective control pediculosis were recommended.

Pediculosis capitis adalah infestasi kulit rambut kepala oleh Pediculus humanus var. capitis, mengakibatkan rasa gatal dan iritasi pada kulit kepala. Anak-anak adalah populasi yang paling sering terinfestasi Pediculosis capitis, dikarenakan anak-anak belum mampu secara mandiri melakukan kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan tidur dan konsentrasi, kecemasan pada anak, perasaan malu bahkan dikucilkan dari pergaulan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pediculosis capitis dengan personal hygiene pada anak SD di Desa Cempaka Kotamadya Banjarbaru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain Case Control. Besar sampel kelompok kasus dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan jumlah kasus Pediculosis capitis yaitu 33 sampel (19,87%) dari 166 total populasi. Kelompok kontrol ditentukan dengan perbandingan 1:1 terhadap kelompok kasus, yaitu 33 sampel, diambil secara random sampling. Data Pediculosis capitis dikumpulkan dari hasil identifikasi kutu dewasa, nimfa ataupun telur Pediculus humanus var. capitis dan Personal Hygiene dari hasil kuesioner. Hasil uji Chi Square didapatkan adanya hubungan antara Pediculosis capitis dengan personal hygiene dengan signifikansi <0.001 dan nilai korelasi 0,516 menunjukkan hubungan tingkat kekuatan hubungan sedang. Disarankan agar meningkatkan kebersihan rambut sehingga penyebab penularan kutu kepala dapat dihilangkan serta menghindari pemakaian alat pribadi secara bersama seperti sisir, kerudung, aksesoris rambut, dan sebagainya.

Keywords

pediculosis capitis; personal hygiene

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.